Jenis Bilangan
Pengertian Bilangan
Bilangan adalah kumpulan dari angka-angka yang digunakan untuk menghitung, mengukur, atau mewakili suatu nilai kuantitatif. Dalam matematika, terdapat berbagai jenis bilangan yang memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Pemahaman mengenai jenis-jenis bilangan sangat penting dalam mempelajari konsep matematika yang lebih lanjut.
Bilangan Bulat
Bilangan bulat adalah kumpulan bilangan yang tidak memiliki pecahan atau desimal. Bilangan bulat dapat berupa bilangan positif, nol, atau bilangan negatif. Contoh bilangan bulat adalah -3, -2, -1, 0, 1, 2, dan 3.
Contoh Penggunaan Bilangan Bulat
1. Menyatakan suhu di dalam termometer, seperti -2 derajat Celsius.
2. Menghitung jumlah pemain dalam suatu tim, seperti 11 pemain.
3. Menghitung saldo rekening, seperti -500.000 rupiah.
Bilangan Asli
Bilangan asli adalah kumpulan bilangan bulat yang tidak termasuk angka nol dan bilangan negatif. Bilangan asli selalu berupa bilangan positif. Contoh bilangan asli adalah 1, 2, 3, 4, dan seterusnya.
Contoh Penggunaan Bilangan Asli
1. Menghitung jumlah buah di dalam keranjang, seperti 5 apel.
2. Menyatakan umur seseorang, seperti 25 tahun.
3. Menghitung jumlah mata dadu yang muncul, seperti 3 mata dadu.
Bilangan Rasio
Bilangan rasio adalah bilangan yang dapat ditulis dalam bentuk pecahan. Pecahan terdiri dari pembilang dan penyebut yang dipisahkan oleh garis pecahan. Contoh bilangan rasio adalah 1/2, 3/4, 5/6, dan seterusnya.
Contoh Penggunaan Bilangan Rasio
1. Menyatakan persentase hasil ujian, seperti 75/100.
2. Menghitung kecepatan rata-rata, seperti 60 km/jam.
3. Menyatakan pecahan dari bentuk bulat, seperti 2/3 dari satu lingkaran.
Bilangan Desimal
Bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki angka di belakang koma. Bilangan desimal bisa berupa angka bulat atau pecahan. Contoh bilangan desimal adalah 3.14, 2.5, 0.75, dan seterusnya.
Contoh Penggunaan Bilangan Desimal
1. Mengukur panjang suatu benda, seperti 2.5 meter.
2. Menyatakan persentase diskon, seperti 10%.
3. Menghitung rasio perbandingan, seperti 1:3.
Bilangan Irrasional
Bilangan irrasional adalah bilangan desimal yang tidak dapat ditulis dalam bentuk pecahan sederhana atau berke repeating decimal. Bilangan irrasional tidak dapat diwakili secara akurat dengan angka desimal yang terbatas. Contoh bilangan irrasional adalah √2, π (pi), dan e.
Contoh Penggunaan Bilangan Irrasional
1. Menghitung luas lingkaran, menggunakan nilai π.
2. Menyatakan panjang diagonal pada persegi dengan sisi 1, menggunakan nilai √2.
3. Menghitung jumlah bunga pada suatu investasi dengan bunga majemuk, menggunakan konstanta e.