Cara Penulisan Daftar Pustaka Jurnal
Saat menulis sebuah karya ilmiah, seperti skripsi, tesis, atau artikel jurnal, daftar pustaka merupakan bagian yang sangat penting. Daftar pustaka digunakan untuk menyajikan referensi atau sumber yang digunakan dalam penulisan karya tersebut. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara penulisan daftar pustaka jurnal dengan menggunakan gaya penulisan APA (American Psychological Association).
1. Mencatat Informasi Sumber
Langkah pertama dalam penulisan daftar pustaka jurnal adalah mencatat informasi sumber dengan teliti. Informasi yang perlu dicatat meliputi nama penulis, tahun publikasi, judul artikel, judul jurnal, volume jurnal, nomor jurnal, dan halaman.
Contoh:
Penulis: Susanto, A.
Tahun Publikasi: 2023
Judul Artikel: Pengaruh Pemanasan Global terhadap Keanekaragaman Hayati
Judul Jurnal: Jurnal Lingkungan dan Konservasi
Volume: 15
Nomor: 2
Halaman: 45-60
2. Mengurutkan Daftar Pustaka
Setelah mencatat informasi sumber, langkah selanjutnya adalah mengurutkan daftar pustaka secara alfabetis berdasarkan nama penulis. Jika terdapat lebih dari satu karya dari penulis yang sama, urutkan berdasarkan tahun publikasi mulai dari yang terbaru.
3. Format Penulisan Daftar Pustaka
Setelah mengurutkan daftar pustaka, kita perlu menggunakan format penulisan yang sesuai. Dalam gaya penulisan APA, format penulisan daftar pustaka jurnal adalah sebagai berikut:
Penulis. (Tahun Publikasi). Judul Artikel. Judul Jurnal, Volume(Nomor), Halaman.
Contoh:
Susanto, A. (2023). Pengaruh Pemanasan Global terhadap Keanekaragaman Hayati. Jurnal Lingkungan dan Konservasi, 15(2), 45-60.
4. Menggunakan Italic dan Kapitalisasi
Untuk menunjukkan judul artikel dan judul jurnal dalam daftar pustaka, gunakan gaya penulisan italic. Selain itu, kapitalisasikan huruf pertama pada judul artikel dan judul jurnal.
Contoh:
Susanto, A. (2023). Pengaruh Pemanasan Global terhadap Keanekaragaman Hayati. Jurnal Lingkungan dan Konservasi, 15(2), 45-60.
5. Menggunakan Tanda Titik
Dalam penulisan daftar pustaka jurnal, setiap elemen informasi yang berbeda dipisahkan dengan tanda titik. Misalnya, penulis dan tahun publikasi dipisahkan dengan tanda titik, judul artikel dan judul jurnal dipisahkan dengan tanda titik, dan sebagainya.
Contoh:
Susanto, A. (2023). Pengaruh Pemanasan Global terhadap Keanekaragaman Hayati. Jurnal Lingkungan dan Konservasi, 15(2), 45-60.
Dengan mengikuti panduan di atas, Anda dapat dengan mudah menyusun daftar pustaka jurnal yang sesuai dengan gaya penulisan APA. Pastikan untuk memeriksa kembali keakuratan informasi yang dicatat dan tata letak penulisan daftar pustaka sebelum mengirimkan karya ilmiah Anda.