Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kurikulum Dalam Arti Sempit

PPT LOKAKARYA PENGEMBANGAN KURIKULUM PowerPoint Presentation, free
Kurikulum dalam Arti Sempit

Pengertian Kurikulum

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pembelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman dalam proses belajar mengajar di suatu institusi pendidikan. Kurikulum bertujuan untuk mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan.

Pengertian Kurikulum dalam Arti Sempit

Kurikulum dalam arti sempit merujuk pada aspek program atau mata pelajaran yang diajarkan dalam sebuah institusi pendidikan. Dalam pengertian ini, kurikulum hanya mengacu pada materi pembelajaran yang disusun secara terstruktur dan sistematis.

Karakteristik Kurikulum dalam Arti Sempit

Kurikulum dalam arti sempit memiliki beberapa karakteristik, antara lain:

  • Kurikulum berfokus pada mata pelajaran yang akan diajarkan.
  • Materi pembelajaran disusun berdasarkan tingkat kesulitan dan keterkaitan antara satu mata pelajaran dengan yang lain.
  • Kurikulum dalam arti sempit tidak mempertimbangkan aspek pengembangan karakter dan sikap peserta didik.

Kelebihan dan Kekurangan Kurikulum dalam Arti Sempit

Kurikulum dalam arti sempit memiliki kelebihan dan kekurangan, di antaranya:

Kelebihan Kurikulum dalam Arti Sempit

  • Memudahkan proses perencanaan pembelajaran karena fokus pada materi pelajaran.
  • Membantu guru dalam mengatur waktu dan materi pembelajaran yang akan disampaikan.
  • Melatih peserta didik untuk memiliki pemahaman yang lebih mendalam dalam suatu mata pelajaran tertentu.

Kekurangan Kurikulum dalam Arti Sempit

  • Tidak mencakup pengembangan karakter dan sikap peserta didik.
  • Tidak memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi lain di luar mata pelajaran yang diajarkan.
  • Tidak mengakomodasi kebutuhan individual peserta didik yang berbeda-beda.

Penutup

Kurikulum dalam arti sempit merupakan aspek program atau mata pelajaran yang diajarkan dalam sebuah institusi pendidikan. Meskipun memiliki kelebihan dalam memudahkan perencanaan pembelajaran, kurikulum dalam arti sempit juga memiliki kekurangan dalam tidak mencakup pengembangan karakter dan sikap peserta didik. Oleh karena itu, penting untuk melengkapi kurikulum dalam arti sempit dengan aspek pengembangan karakter dan potensi peserta didik secara holistik.