Isoma Singkatan Dari Apa?
Di tahun 2024 ini, istilah "isoma" mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita. Namun, apakah kamu tahu apa sebenarnya yang dimaksud dengan isoma? Isoma merupakan singkatan dari Istirahat Sebentar, yang digunakan sebagai istilah dalam dunia pendidikan, terutama di Indonesia.
Isoma: Pentingnya Istirahat Sebentar dalam Belajar
Seiring dengan perkembangan teknologi dan semakin tingginya tekanan dalam dunia pendidikan, isoma menjadi semakin penting. Isoma adalah waktu istirahat sebentar yang diberikan kepada siswa atau mahasiswa setelah beberapa jam belajar intensif.
Isoma dapat memberikan banyak manfaat dalam proses belajar. Dengan memberikan waktu istirahat yang cukup, siswa atau mahasiswa memiliki kesempatan untuk melepaskan diri sejenak dari tugas dan tekanan belajar. Hal ini dapat membantu mereka untuk mengembalikan energi, meningkatkan konsentrasi, dan mengurangi kelelahan.
Manfaat Isoma dalam Belajar
1. Meningkatkan Konsentrasi: Setelah berjam-jam belajar, konsentrasi seseorang dapat menurun. Dengan memberikan waktu isoma, siswa atau mahasiswa dapat meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan, seperti berjalan-jalan singkat atau mendengarkan musik, sehingga dapat membantu meningkatkan konsentrasi saat kembali belajar.
2. Memperbaiki Mood: Isoma juga dapat membantu memperbaiki mood siswa atau mahasiswa. Istirahat sejenak dari belajar dapat membantu mengurangi stres dan kelelahan, sehingga siswa atau mahasiswa merasa lebih segar dan siap untuk melanjutkan proses belajar.
3. Meningkatkan Produktivitas: Dengan memberikan waktu isoma, otak memiliki kesempatan untuk beristirahat dan memproses informasi yang telah dipelajari. Hal ini dapat membantu meningkatkan pemahaman dan retensi informasi, sehingga siswa atau mahasiswa menjadi lebih produktif dalam belajar.
Kapan Harus Melakukan Isoma?
Saat ini, belum ada aturan baku mengenai kapan harus melakukan isoma. Namun, beberapa ahli pendidikan merekomendasikan untuk melakukan isoma setiap 45-60 menit. Selain itu, durasi isoma biasanya sekitar 10-15 menit.
Isoma dapat dilakukan dengan melakukan aktivitas fisik ringan, seperti berjalan-jalan, melakukan peregangan, atau melakukan pernapasan dalam-dalam. Aktivitas-aktivitas ini dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan oksigen ke otak, sehingga siswa atau mahasiswa menjadi lebih segar dan siap untuk melanjutkan belajar.
Kesimpulan
Isoma merupakan singkatan dari Istirahat Sebentar yang digunakan dalam dunia pendidikan. Isoma memiliki banyak manfaat, seperti meningkatkan konsentrasi, memperbaiki mood, dan meningkatkan produktivitas. Isoma sebaiknya dilakukan setiap 45-60 menit dengan durasi sekitar 10-15 menit. Dengan memberikan waktu isoma yang cukup, siswa atau mahasiswa dapat mengoptimalkan proses belajar mereka.