Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sejarah Berdirinya Negara Gambia


SEJARAH SINGKAT NEGARA REPUBLIK GAMBIA NEGARA YANG BERADA DI

Pendahuluan

Gambia adalah sebuah negara kecil yang terletak di sepanjang pesisir barat Afrika. Meskipun ukurannya yang kecil, negara ini memiliki sejarah yang kaya dan menarik. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi sejarah berdirinya Negara Gambia dari masa pra-kolonial hingga meraih kemerdekaan dari penjajahan Britania.

Masa Pra-Kolonial

Sebelum kedatangan bangsa Eropa, wilayah Gambia saat ini terdiri dari beberapa kerajaan kecil seperti Kerajaan Kombo, Kerajaan Baddibu, dan Kerajaan Foni. Kerajaan-kerajaan ini memiliki sistem pemerintahan sendiri dan sering terlibat dalam perdagangan dengan bangsa Arab dan bangsa lain di wilayah Afrika Barat.

Pada abad ke-15, bangsa Portugal menjadi bangsa Eropa pertama yang tiba di Gambia. Mereka menjadikan Gambia sebagai basis perdagangan budak dan komoditas lainnya. Pada abad ke-16, bangsa Inggris dan Perancis juga mulai memperluas kehadiran mereka di wilayah ini.

Penjajahan Britania

Pada tahun 1765, Britania Raya mendirikan koloni di Gambia yang dikenal sebagai Koloni Gambia. Koloni ini menjadi bagian dari Kekaisaran Britania dan diatur oleh Gubernur yang ditunjuk oleh pemerintah Britania. Selama periode penjajahan ini, budak-budak Afrika juga diimpor ke Gambia untuk bekerja di perkebunan dan tambang.

Pada abad ke-19, gerakan anti-penjajahan mulai tumbuh di Gambia. Beberapa tokoh seperti Edward Francis Small dan Almamy Taal berjuang untuk kemerdekaan dan keadilan bagi rakyat Gambia. Namun, proses menuju kemerdekaan tidak berjalan lancar karena tindakan represif pemerintah kolonial.

Masa Kemerdekaan

Pada tanggal 18 Februari 1965, Gambia akhirnya meraih kemerdekaan dari Britania Raya setelah melewati proses negosiasi yang panjang. Setelah merdeka, Gambia tetap menjadi bagian dari Persemakmuran Britania Raya dengan Ratu Elizabeth II sebagai kepala negara.

Pada tahun 1970, Gambia mengganti sistem pemerintahan dari monarki konstitusional menjadi republik. Sir Dawda Jawara terpilih sebagai presiden pertama Gambia dan memimpin negara ini selama lebih dari 30 tahun. Selama masa kepemimpinan Jawara, Gambia mengalami perkembangan ekonomi dan pembangunan infrastruktur yang signifikan.

Masa Pemerintahan Yahya Jammeh

Pada tahun 1994, Yahya Jammeh menggulingkan pemerintahan Jawara melalui kudeta militer. Jammeh memerintah Gambia sebagai presiden otoriter selama 22 tahun. Selama masa pemerintahannya, Gambia dihadapkan pada pelanggaran hak asasi manusia yang serius dan ketidakstabilan politik.

Pada tahun 2016, Jammeh dikalahkan dalam pemilihan umum oleh Adama Barrow. Namun, Jammeh menolak mengakui hasil pemilu dan terjadi ketegangan politik yang berkepanjangan. Akhirnya, Jammeh dipaksa meninggalkan negara dan Barrow resmi menjadi presiden Gambia.

Masa Kini

Saat ini, Gambia sedang dalam proses pembangunan dan reformasi setelah era Jammeh. Pemerintah Barrow berkomitmen untuk memperbaiki hak asasi manusia, meningkatkan pelayanan publik, dan memperkuat demokrasi di negara ini.

Gambia juga menjadi sorotan internasional karena kasus yang diajukan terhadap Jammeh di Pengadilan Pidana Internasional. Jammeh dituduh melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan selama masa pemerintahannya.

Kesimpulan

Sejarah berdirinya Negara Gambia merupakan perjalanan panjang dari masa pra-kolonial hingga meraih kemerdekaan. Meskipun menghadapi tantangan dan masa pemerintahan yang sulit, Gambia terus maju dan berjuang untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bagi rakyatnya.

Dengan semangat perubahan dan reformasi yang ada saat ini, Gambia memiliki potensi besar untuk menjadi negara yang stabil dan berkembang di Afrika Barat. Semoga artikel ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang sejarah Gambia dan perjalanan negara ini menuju masa depan yang lebih baik.