Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kegiatan Ekonomi Zaman Prasejarah


Karangan Cara Cara Menunjukkan Rasa Cinta Akan Negara Haji pengalaman

Pendahuluan

Perkembangan ekonomi manusia telah terjadi sejak zaman prasejarah. Pada masa ini, manusia belum mengenal sistem moneter seperti yang kita kenal sekarang. Namun, mereka telah memiliki kegiatan ekonomi yang beragam untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Kegiatan ekonomi zaman prasejarah ini sangat menarik untuk dipelajari karena memberikan gambaran tentang bagaimana manusia purba bertahan hidup dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

Perburuan dan Penyadapan

Pada zaman prasejarah, kegiatan ekonomi utama yang dilakukan oleh manusia adalah perburuan hewan dan penyadapan tumbuhan. Manusia purba berburu hewan untuk mendapatkan daging, kulit, dan tulang sebagai bahan makanan dan bahan baku untuk membuat peralatan. Mereka juga menyadap tumbuhan untuk mengambil getah, madu, dan sari buah sebagai sumber makanan dan minuman.

Perburuan Hewan

Perburuan hewan dilakukan dengan menggunakan alat-alat sederhana seperti tombak dan lembing. Manusia purba bekerja sama dalam kelompok untuk memburu hewan yang lebih besar seperti mammoth dan bison. Mereka menggunakan strategi dan taktik untuk mengepung dan mengalahkan hewan tersebut. Setelah berhasil memburu hewan, mereka membagi hasil tangkapan secara adil di antara anggota kelompok.

Penyadapan Tumbuhan

Penyadapan tumbuhan dilakukan dengan cara memanen getah, madu, dan sari buah dari pohon dan tanaman tertentu. Manusia purba menggunakan alat-alat sederhana seperti keranjang dan wadah dari kulit hewan untuk mengumpulkan hasil penyadapan. Mereka juga menggunakan teknik khusus untuk memperoleh hasil yang maksimal tanpa merusak pohon atau tanaman yang mereka sadap.

Pertanian dan Pemeliharaan Hewan

Seiring berjalannya waktu, manusia prasejarah mulai mengembangkan kegiatan pertanian dan pemeliharaan hewan. Mereka belajar untuk menanam tanaman dan memelihara hewan di sekitar tempat tinggal mereka. Pertanian dan pemeliharaan hewan ini memberikan kestabilan dan kepastian dalam memenuhi kebutuhan makanan manusia. Beberapa tanaman yang dikembangkan pada masa prasejarah antara lain jagung, gandum, dan kacang-kacangan.

Pertanian

Pertanian pada masa prasejarah dilakukan dengan menggunakan alat-alat sederhana seperti cangkul dan sabit. Manusia purba belajar untuk membajak tanah, menyemai benih, dan merawat tanaman hingga panen. Mereka juga mengembangkan sistem irigasi sederhana untuk menyediakan air bagi tanaman. Pertanian memberikan kemajuan ekonomi yang signifikan karena manusia purba dapat menghasilkan makanan yang lebih berlimpah dan lebih mudah diakses.

Pemeliharaan Hewan

Pemeliharaan hewan pada masa prasejarah dilakukan dengan menjinakkan beberapa jenis hewan seperti kambing, domba, dan sapi. Manusia purba memelihara hewan-hewan ini untuk mendapatkan daging, susu, dan bulu. Mereka juga menggunakan hewan-hewan ini sebagai alat transportasi dan membantu dalam pekerjaan pertanian. Pemeliharaan hewan memberikan keuntungan ekonomi yang besar karena manusia purba dapat memanfaatkan sumber daya hewan secara berkelanjutan.

Perdagangan dan Pertukaran

Pada zaman prasejarah, manusia purba juga sudah melakukan kegiatan perdagangan dan pertukaran. Mereka berinteraksi dengan kelompok-kelompok manusia lainnya untuk mendapatkan barang-barang yang mereka butuhkan. Pertukaran barang antara kelompok-kelompok ini terjadi melalui sistem barter, di mana barang-barang ditukar dengan barang lain yang memiliki nilai yang setara.

Barang Dagangan

Barang-barang yang menjadi objek perdagangan pada masa prasejarah antara lain batu-batuan langka, perhiasan, dan hasil kerajinan tangan seperti alat-alat dari tulang dan kulit hewan. Barang-barang ini memiliki nilai yang tinggi karena sulit ditemukan atau dibuat. Manusia purba menjaga hubungan dengan kelompok lain untuk memperoleh barang-barang ini dan memperluas jaringan perdagangan mereka.

Sistem Barter

Sistem barter adalah cara pertukaran yang dilakukan pada masa prasejarah. Manusia purba menukar barang yang mereka hasilkan dengan barang lain yang mereka butuhkan. Mereka menggunakan sistem nilai yang relatif seperti ukuran, bobot, atau kegunaan barang untuk menentukan nilai tukar. Sistem barter ini mendorong terjalinnya hubungan sosial dan ekonomi yang kuat antara kelompok-kelompok manusia pada masa prasejarah.

Kesimpulan

Kegiatan ekonomi pada zaman prasejarah sangatlah beragam dan menarik untuk dipelajari. Manusia purba telah mengembangkan berbagai cara untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, baik melalui perburuan dan penyadapan, pertanian dan pemeliharaan hewan, maupun perdagangan dan pertukaran. Meskipun belum mengenal sistem moneter seperti sekarang, manusia prasejarah telah mampu bertahan hidup dan menciptakan kemajuan ekonomi yang signifikan. Pembelajaran tentang kegiatan ekonomi zaman prasejarah ini memberikan wawasan tentang bagaimana manusia purba berinteraksi dengan lingkungan dan sesama manusia untuk memastikan kelangsungan hidup mereka.