Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Soal Hukum Mendel Kelas 12 Beserta Jawabannya


Contoh Soal Persilangan Monohibrid Dan Jawabannya / Rangkuman Materi

Pendahuluan

Hukum Mendel atau yang dikenal sebagai hukum pewarisan sifat adalah sebuah teori yang dikemukakan oleh seorang ahli biologi Austria, Gregor Mendel. Teori ini menjelaskan mengenai cara pewarisan sifat pada makhluk hidup dari induknya ke keturunannya. Hukum Mendel menjadi sangat penting dalam dunia biologi karena dapat membantu manusia untuk memahami bagaimana sifat-sifat tertentu dapat diturunkan dari orang tua ke anaknya.

Soal

Berikut ini adalah beberapa contoh soal mengenai hukum Mendel dan pewarisan sifat pada makhluk hidup.

Soal 1

Dua tanaman kacang polong, masing-masing dengan genotipe Tt dan tt, disilangkan satu sama lain. Berapa persen keturunan yang diharapkan memiliki genotipe Tt?

Jawaban:

Setiap tanaman kacang polong memiliki dua alel, yaitu alel T dan alel t. Dalam kasus ini, tanaman kacang polong pertama memiliki alel T dan alel t, sedangkan tanaman kacang polong kedua hanya memiliki alel t. Ketika kedua tanaman disilangkan, maka hasilnya akan tergantung pada kombinasi alel yang dihasilkan. Berdasarkan hukum Mendel, keturunan yang dihasilkan akan memiliki genotipe Tt sebanyak 50%, karena setiap keturunan memiliki peluang 50% untuk menerima alel T atau alel t dari induknya.

Soal 2

Seorang ayah memiliki kelainan genetik yang diwariskan secara dominan. Ia menikah dengan seorang wanita yang tidak memiliki kelainan genetik tersebut. Berapa persen peluang bahwa anak pertama mereka akan memiliki kelainan genetik yang sama dengan ayahnya?

Jawaban:

Karena kelainan genetik tersebut diwariskan secara dominan, maka ayah tersebut pasti memiliki alel yang dominan untuk kelainan genetik tersebut. Oleh karena itu, genotipe ayah bisa ditulis sebagai Aa, dengan A sebagai alel dominan dan a sebagai alel resesif. Sementara itu, ibu tidak memiliki alel dominan untuk kelainan genetik tersebut, sehingga genotipenya adalah aa. Ketika kedua orang tua disilangkan, maka peluang keturunan memiliki genotipe Aa (yang berarti memiliki kelainan genetik) adalah 50%, sementara peluang keturunan memiliki genotipe aa (yang tidak memiliki kelainan genetik) juga 50%. Oleh karena itu, peluang bahwa anak pertama mereka akan memiliki kelainan genetik yang sama dengan ayahnya adalah 50%.

Soal 3

Seorang peternak sapi ingin menciptakan sapi yang memiliki susu lebih banyak. Ia memilih dua sapi betina yang memiliki produksi susu yang tinggi dan menyeberangkan mereka dengan sapi jantan yang juga memiliki produksi susu yang tinggi. Berapa persen peluang bahwa keturunan sapi akan memiliki produksi susu yang tinggi?

Jawaban:

Produksi susu pada sapi merupakan sifat yang dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk faktor genetik. Oleh karena itu, peternak sapi tersebut memilih sapi betina yang memiliki produksi susu yang tinggi untuk ditanamkan pada keturunan sapi selanjutnya. Dalam kasus ini, setiap sapi betina memiliki dua alel yang mempengaruhi produksi susu, yang dapat ditulis sebagai S dan s. Sapi jantan yang digunakan dalam persilangan juga memiliki dua alel yang sama. Keturunan sapi akan memiliki peluang 75% untuk memiliki genotipe SS atau Ss, yang berarti produksi susunya tinggi, dan 25% untuk memiliki genotipe ss, yang berarti produksi susunya rendah.

Kesimpulan

Hukum Mendel sangat penting dalam dunia biologi karena dapat membantu manusia untuk memahami bagaimana sifat-sifat tertentu dapat diturunkan dari orang tua ke anaknya. Dalam hukum Mendel, setiap keturunan menerima satu alel dari setiap orang tua. Alel-alel ini dapat berupa alel dominan atau alel resesif, bergantung pada sifat yang diwariskan. Dalam persilangan antara dua makhluk hidup, peluang keturunan untuk memiliki alel tertentu dapat dihitung menggunakan aturan probabilitas. Dengan memahami hukum Mendel, manusia dapat memahami bagaimana sifat-sifat tertentu diwariskan dan dapat digunakan dalam pengembangan tanaman atau hewan yang lebih baik.